Hati-hati temperatur Mobil Panas

Masalah temperatur mesin mobil yang terlalu tinggi bisa berdampak fatal terhadap kendaraan anda. Untuk itu pada saat mesin anda benar-benar terasa panas dan terancam overheat, sebaiknya anda langsung mematikannya sesegera mungkin. Namun agar masalah ini tidak terjadi pada kendaraan anda, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum anda mulai menyalakan mesin mobil anda. Jadi pada pagi hari sebelum anda menyalakan mesin mobil anda, ada baiknya untuk mengecek beberapa komponen mesin yang bisa mempengaruhi overheat. Untuk itu, berikut akan disampaikan beberapa tips untuk mengatasi temperatur mesin mobil yang terlalu berlebihan.

  • Periksa bagian radiator. Sebelum anda mengendarai kendaraan anda, coba buka tutup radiator dan cek apakah air yang ada di dalamnya masih dalam keadaan penuh atau malah kurang. Jika dirasa kurang, tambahkan air ke dalam radiator. Selain itu periksa juga tutup radiator dan kisi-kisi radiator. Pastikan juga bahwa radiator tidak dalam keadaan bocor.
  • Periksa bagian selang radiator. Perhatikan baik-baik kondisi selang radiator. Pastikan bahwa selang tidak pecah atau terpasang dengan kurang sempurna. Cek bagian klem untuk memastikan bahwa selang terpasang dengan baik.
  • Periksa bagian tank radiator. Coba anda cek apakah air cadangan yang berada di dalam penampungan masih berada di batas upper. Apabila air dirasa kurang, tambahkan hingga batas upper. Jika air terlihat kotor, segera ganti dengan air yang baru. Selain itu anda juga bisa menambah Long Life Cooland.
  • Cek water pump. Bagian ini juga perlu diperhatikan dengan seksama. Untuk mengeceknya, anda bisa melihatnya dari bagian bawah kendaraan anda. Pastikan bahwa tidak ada air yang keluar dari lubang tersebut. Jika ada tetesan air yang keluar dari bagian tersebut, segera ke bengkel dan ganti dengan water pump yang baru.

Pengecekan bagian-bagian tersebut sangat penting untuk dilakukan. Jika anda tidak melakukan hal di atas, maka kemungkinan untuk mengalami gangguan overheating akan jauh lebih besar. Akibat dari overheating juga bisa sangat fatal. Jika mesin mobil sampai overheat, maka ada kemungkinan pada bagian torak yang terbuat dari paduan aluminium akan melunak dan kehilangan kekuatannya. Bahkan jika suhunya terlalu tinggi, bagian torak bisa berubah bentuk bahkan mencair.

Bila terjadi pemuaian, maka ruang bebas antara komponen yang saling bergerak akan semakin menyempit. Jika hal tersebut dibiarkan, maka kinerja komponen yang terkait akan macet. Overheating juga bisa menyebabkan tegangan termal, yaitu tegangan yang muncul akibat dari perubahan suhu. Jika hal ini terjadi, maka bisa menyebabkan cincin torak patah dan menyebabkan torak menjadi macet. Panas yang berlebih juga bisa merusak pelumas.

Sebagai contoh jika suhu naik hingga 250°C, maka pelumas akan berubah menjadi karbon hingga menyebabkan cincin torak macet. Namun jika suhu mencapai 500°C, pelumas akan berubah menjadi hitam dan bisa dipastikan torak tidak akan bekerja meski masih ada ruang bebas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s